Membangun ulang sebuah rumah memang bukanlah perkara yang
cepat, jika dulu membangun tempat tinggal bisa memakan waktu hingga satu bulan,
kini ada cara praktis untuk membangun hunian dengan cepat dan murah. Yaitu,
dengan memesan rumah instan. Sesuai namanya, rumah instan adalah bangunan yang
komponen-komponennya sudah dipersiapkan di pabrik. Di lokasi tinggal dipasang
sehingga lebih praktis, cepat, tidak butuh banyak tukang, dan murah.
Pengertian rumah minimalis
Rumah minimalis adalah rumah dengan konsep pengaturan
perabot sesedikit mungkin dengan design yang modern. Rumah minimalis
terinspirasi dari gaya hidup Zen berasal dari Jepang, dimana semakin sedikit
perabotan yang dimiliki semakin nyaman dan tenang tempat tinggal tersebut.
Rumah minimalis memiliki beberapa tipe, type 21, type 36, type 45, type 60 dan
banyak lagi. Yang dimaksud dengan angka pada type ini adalah ukuran bangunan
rumah dalam skala meter persegi. Akan tetapi ada juga rumah minimalis dengan
type 45/60 yang berarti luas bangunan rumah adalah 45 meter persegi dan luas
tanah adalah 60 meter persegi.
Jika Anda ingin memiliki rumah minimalis sendiri, mulailah
langkah Anda tersebut dengan menentukan konsep rumah minimalis yang diidamkan.
Dari situ Anda bisa membuat anggarannya kemudian baru berusaha mengumpulkan
modal. Rumah minimalis memang lebih nyaman ditempati bagi keluarga kecil yang
lebih menyukai konsep perabotan minim di dalam rumah, sehingga lebih mudah
dirawat dan praktis untuk diletakkan di dalam rumah.
Rumah minimalis itu bisa Anda peroleh dengan mencarinya atau
membangunnya. Jika lebih suka model rumah yang sudah jadi dan tinggal
menempatinya saja maka Anda bisa mencarinya dengan berburu rumah di
lokasi-lokasi strategis. Sementara itu, untuk mendapatkan rumah minimalis
idaman sesuai dengan konsep orisinil maka
Anda bisa membangun sendiri.
Saat ini telah banyak dikembangkan perumahan siap huni.
Meskipun demikian, tak sedikit orang yang berkeinginan untuk membangun rumahnya
sendiri. Alasannya beragam, tetapi alasan terbanyak yang digunakan adalah
karena mereka bisa mendesain sendiri rumah tersebut sesuai dengan kebutuhan dan
keinginan.
Namun, membangun rumah sendiri bukanlah sebuah hal yang
mudah dan murah. Belum lagi kebutuhan pokok yang harus selalu dipenuhi
sedangkan harganya cenderung selalu naik. Bahkan banyak yang terjebak, di mana
awalnya ingin irit tetapi justru menjerit karena biaya pembangunan rumah
sendiri jauh lebih besar dari dana yang tersedia. Tak hanya biaya, membangun
rumah sendiri juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi, mau tidak mau
memang harus bersabar untuk bisa segera menempati rumah idaman.
Keinginan membangun rumah sendiri sering kali dihadapkan
pada kendala dana. Memang harus diakui bahwa pembangunan rumah membutuhkan dana
yang cukup besar. Namun, bukan berarti rumah yang bagus harus selalu mahal.
Jika Anda mengetahui tipsnya, membangun rumah bagus berkualitas dengan biaya
murah bisa diwujudkan. Berikut 8 cara membangun rumah sendiri dengan biaya
murah.
1. Buat Perencanaan Pembangunan Rumah
Sebagai langkah awal, rencanakanlah pembangunan rumah Anda,
mulai dari dana, ukuran bangunan, hingga target waktu pembangunan. Rencana ini
nantinya berfungsi sebagai pengendali kemungkinan terjadinya penyimpangan
selama proses pembangunan berlangsung. Jika implementasi pembangunan rumah
melenceng dari rencana, tentu akan berimbas pada biaya yang harus dikeluarkan.
Sebagai contoh 'ngaret'nya waktu pembangunan sudah pasti akan menambah biaya
tukang. Oleh sebab itu, pilihlah tukang atau pemborong profesional yang
benar-benar ahli dalam bidangnya, sehingga mampu mengerjakan pembangunan rumah
sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
2. Gunakan Desain Tipe Minimalis
Rumah dengan desain tipe minimalis saat ini tengah menjadi
tren baik untuk pengembangan perumahan rakyat maupun pembangunan rumah sendiri.
Desain rumah ini dinilai lebih efisien dalam penggunaan bahan bangunan namun
tetap terkesan modern dan mewah. Sesuai dengan desainnya yang minimalis, rumah
bertipe ini hemat ruang sehingga tak banyak menghabiskan bahan bangunan. Untuk
memperoleh desain rumah tipe minimalis, Anda tidak perlu merogoh kocek guna
menyewa jasa seorang arsitek, tetapi bisa browsing di internet sehingga bisa
memperoleh desain rumah yang diinginkan secara gratis.
3. Tentukan Bentuk Bangunan
Bentuk bangunan berpengaruh pada tingkat kesulitan
pembangunan dan kebutuhan bahan bangunan. Rumah berbentuk persegi atau persegi
panjang cenderung lebih mudah dibangun dan lebih hemat biaya dibandingkan
dengan rumah berbentuk segitiga atau yang bersudut lainnya. Umumnya, untuk
membentuk beberapa sudut atau lengkungan akan menyisakan banyak material
bangunan tak terpakai. Selain itu, tingkat kesulitan pada bangunan bersudut
atau lengkung juga lebih tinggi sehingga berisiko pada bentuk bangunan yang
kurang sempurna. Perlunya perombakan tentu saja membutuhkan lebih banyak waktu
dan juga biaya.
4. Lakukan Riset Harga Bahan Bangunan
Harga bahan bangunan yang semakin tinggi menjadi salah satu
faktor yang harus dipertimbangkan secara matang. Tak sedikit orang yang menunda
pembangunan rumahnya karena harga bahan bangunan yang tak ramah kantong. Nah,
agar kebutuhan dana untuk bahan bangunan bisa diperkirakan, maka lakukanlah
riset tentang harganya. Tak perlu ragu bahkan malu untuk keluar masuk toko-toko
bangunan guna menanyakan harga material yang dibutuhkan, mulai dari semen,
pasir, batu bata, besi, dan lain sebagainya. Pentingnya membandingkan harga
tersebut karena di setiap toko tidak selalu menjual dengan harga yang sama.
Dengan demikian, Anda bisa memilih bahan bangunan yang berkualitas dengan harga
yang lebih murah.
5. Selektif Memilih Juru Bangunan
Membangun rumah sendiri bukan berarti Anda juga yang
mendirikan rumah tersebut, tetapi butuh jasa juru bangunan atau tukang sebagai
pelaksana pembangunan. Merekalah yang akan meracik semua bahan bangunan dan
menyajikan hasil akhirnya berupa bangunan rumah yang bagus berkualitas.
Mengingat pentingnya peran dari tukang ini, tak heran jika biaya untuk membayar
jasanya menyita bagian yang cukup besar dalam anggaran yang disiapkan. Oleh
sebab itu, Anda harus selektif dalam memilih tukang. Pilihlah tukang yang
benar-benar ahli di bidangnya dan memiliki reputasi kerja yang baik. Hal ini
penting karena baik tidaknya kinerja tukang akan mempengaruhi efisiensi proses
pembangunan rumah.
6. Mulai Membangun Secara Bertahap
Untuk membangun rumah sendiri, pada dasarnya Anda tak harus
menunggu sampai dana mencukupi keseluruhan bagian dari pembangunan tersebut.
Anda bisa memulainya secara bertahap. Mulai dari pembuatan fondasi, pendirian
bangunan, hingga pemasangan atap dilakukan dan disesuaikan dengan budget yang
ada. Memang hal ini bisa memakan waktu lebih lama, tetapi hal tersebut
memberikan kesempatan bagi Anda untuk lebih fokus pada setiap tahapnya, serta
dana yang dikeluarkan pun dapat lebih teratur dan mudah dipantau.
7. Gunakan Bahan Bangunan Lokal
Bahan bangunan berkualitas tak harus mahal atau pun produksi
luar negeri. Untuk menghemat biaya pembangunan rumah, Anda bisa menggunakan
bahan bangunan lokal seperti kayu, bambu, dan lainnya. Selain mudah ditemukan,
jenis bahan bangunan tersebut juga lebih murah.
8. Membuat Ruangan Multifungsi
Rumah yang memiliki banyak ruangan cenderung memakan biaya
lebih mahal, karena membutuhkan bahan bangunan yang lebih banyak. Untuk
menghematnya, buatlah ruangan multifungsi. Misalnya ruang tamu yang juga
berfungsi sebagai ruang keluarga, atau dapur yang disatupadukan dengan ruang
makan. Pembuatan ruangan multifungsi ini sesuai dengan desain rumah tipe
minimalis. Tidak butuh banyak ruangan, sehingga lebih hemat dalam penggunaan
bahan bangunan.
Wujudkan Bentuk Rumah Impian
Jadi, tak perlu risau lagi bagi Anda yang ingin membangun
rumah sendiri dengan dana terbatas. Kini, Anda bisa mewujudkan pembangunan
rumah idaman untuk keluarga kecil Anda meski hanya sederhana, namun tetap
terkesan modern dan megah. Bagaimana pun desain dan berapa pun ukurannya, asal
Anda dan keluarga nyaman tinggal di dalamnya pasti akan lebih membahagiakan.
Untuk informasi lebih lanjut dan info jasa pembangunan
hubungi :
Tlp/Wa : 0856-9281-9898
Terimakasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar