Selasa, 18 Juni 2019

KELEMAHAN MENGGUNAKAN BAJA RINGAN



Pada artikel sebelumnya saya telah memberikan beberapa penjelasan tetang keunggulan, jika kita menggunakan konstruksi atap dari baja ringan. Tetapi untuk artikel kali ini saya ingin memberikan beberapa penjelasan tentang apa kekurangannya jika kita menggunakan konstruksi baja ringan untuk rumah dan bangunan kita.

Baja sebagai salah satu dari material bangunan memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan material lain. Oleh karena itu, seringkali dalam penggunaannya, material baja digabungkan dengan material lain untuk menutup kelemahan masing-masing material. Pada perkembangan terakhir, material baja sudah sampai pada tahapan industrialisasi yang disebut sebagai baja ringan dan terkadang digunakan sebagai atap bangunan.
Baja ringan merupakan material yang dibentuk dalam kondisi dingin (cold-formed steel) dengan ketebalan berkisar antara 0,4 mm hingga 3,0 mm. Karena ketebalan yang tipis, maka baja ringan yang dipakai untuk keperluan struktural harus dibuat dari baja mutu tinggi, sehingga mempunyai ketahanan yang cukup untuk menerima beban struktur.

Berbeda dengan baja konvensional, baja ringan merupakan baja mutu tinggi yang memiliki sifat ringan dan tipis, namun memiliki fungsi setara baja konvensional. Baja ringan ini termasuk jenis baja yang dibentuk setelah dingin (cold form steel). Namun bukan berarti bahwa material ini tidak memiliki kekurangan
Yang pertama yaitu terletak pada sisi keindahan dari konstruksinya sendiri, yaitu atap baja ringan dalam pengaplikasiannya, memiliki bentuk yang sangat rapat hampir mirip seperti jaring, dan antar kuda-kuda, reng dan usuk, saling dikaitkan satu dengan yang lainnya sehingga membentuk satu kesatuan.

Dan perlu diingat juga bahwa semakin berat penutup atap yang digunakan maka kerapatan dari konstrusksi atap baja ringan akan semakin rapat, hal ini dilakukan untuk menahan beban yang semakin berat tersebut. Jadi jika semakin berat beban dari penutup atap yang kita gunakan, maka tampilan dari konstruksnya semakin tidak indah dan menarik.
Selain dari segi keindahannya, untuk konstruksi dari atap baja ringan ini juga memiliki kelemahan dalam hal kekuatannya. Untuk daerah yang sangat berangin, konstruksi atap baja ringan ini sangat mudah untuk lepas dan diterbangkan angin. Hal ini dapat terjadi karena sambungan dari baja ringan yang menggunakan sistem baut, sehingga saat digoncangkan oleh angin yang keras dan sering, maka sistem dari sambungan ini menjadi kendor dan bergerak-gerak, yang menyebabkan atap mudah lepas.

Tetapi jika pada daerah yang memiliki banyak angin seperti itu kita menggunakan konstruksi dari kayu, maka sambungan kayu yang dihubungkan dengan menggunakan paku, ternyata masih dapat menahan hembusan angin tersebut. Hal ini dapat terjadi karena paku yang ditancapkan pada kayu masih lebih menggigit sehingga tidak mudah lepas saat terkena angin kencang.
Kekurangan lain dari atap baja ringan ini terletak pada harga, kekuatan, ketebalan, ukuran dan juga kualitasnya yang sangat mudah untuk dipermainkan. Sebetulnya secara logika penggunaan konstruksi atap baja ringan ini cukup kuat dalam menahan bebannya sendiri, beban angin, gravitasi, dan beberapa beban tambahan seperti penangkal petir, instalasi listrik, dan masih mampu untuk menyangga plafond.

Tetapi karena ada beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab dan ingin mendapatkan keuntungan lebih dalam hal pengerjaan atap baja ringan ini, maka banyak hal yang bisa dikorupsi, misalnya dari jarak kuda-kuda, ketebalan struktur dan ketebalan penutup atapnya, dan juga jumlah sambungannya, semuanya itu dapat dikurangi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Karena itu jika sampai terjadi di sekolah-sekolah yang baru saja direnovasi, ternyata atapnya sudah rubuh. Maka sebenarnya bukan hanya terletak pada faktor teknis pengerjaannya ataupun pada kualitas bahan yang digunakan. Tetapi juga tergantung dari faktor non teknis, yaitu besaran korupsi dana yang diinginkan oleh oknum tersebut.




Kelemahan Rangka Atap Baja Ringan :
  1. Rangka atap baja ringan tidak bisa diekspos seperti rangka kayu, sistem rangkanya yang berbentuk jaring kurang menarik bila tanpa penutup plafon.
  2. Karena strukturnya yang seperti jaring ini maka bila ada salah satu bagian struktur yang salah hitung ia akan menyeret bagian lainnya maksudnya jika salah satu bagian kurang memenuhi syarat keamanan, maka kegagalan bisa terjadi secara keseluruhan (biasanya perhitungan strukturnya langsung dilakukan oleh structural engineer dari aplikatornya)
  3. Rangka atap baja ringan tidak sefleksibel kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profil.
  4. Mutu dan Kualitas dari struktur atap baja ringan kurang terjamin.
  5. Namun jika Anda benar-benar ingin menggunakan baja ringan, ingatlah bahwa gambar kerja harus dibuat secara tepat serta perhitungan kekuatan struktur bangunan yang akurat.


Untuk informasi lebih lanjut dan info jasa pembangunan hubungi :
Tlp/Wa : 0856-9281-9898

Terimakasih.

Sabtu, 15 Juni 2019

PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA



Membangun ulang sebuah rumah memang bukanlah perkara yang cepat, jika dulu membangun tempat tinggal bisa memakan waktu hingga satu bulan, kini ada cara praktis untuk membangun hunian dengan cepat dan murah. Yaitu, dengan memesan rumah instan. Sesuai namanya, rumah instan adalah bangunan yang komponen-komponennya sudah dipersiapkan di pabrik. Di lokasi tinggal dipasang sehingga lebih praktis, cepat, tidak butuh banyak tukang, dan murah.

Pengertian rumah minimalis
Rumah minimalis adalah rumah dengan konsep pengaturan perabot sesedikit mungkin dengan design yang modern. Rumah minimalis terinspirasi dari gaya hidup Zen berasal dari Jepang, dimana semakin sedikit perabotan yang dimiliki semakin nyaman dan tenang tempat tinggal tersebut. Rumah minimalis memiliki beberapa tipe, type 21, type 36, type 45, type 60 dan banyak lagi. Yang dimaksud dengan angka pada type ini adalah ukuran bangunan rumah dalam skala meter persegi. Akan tetapi ada juga rumah minimalis dengan type 45/60 yang berarti luas bangunan rumah adalah 45 meter persegi dan luas tanah adalah 60 meter persegi.

Jika Anda ingin memiliki rumah minimalis sendiri, mulailah langkah Anda tersebut dengan menentukan konsep rumah minimalis yang diidamkan. Dari situ Anda bisa membuat anggarannya kemudian baru berusaha mengumpulkan modal. Rumah minimalis memang lebih nyaman ditempati bagi keluarga kecil yang lebih menyukai konsep perabotan minim di dalam rumah, sehingga lebih mudah dirawat dan praktis untuk diletakkan di dalam rumah.
Rumah minimalis itu bisa Anda peroleh dengan mencarinya atau membangunnya. Jika lebih suka model rumah yang sudah jadi dan tinggal menempatinya saja maka Anda bisa mencarinya dengan berburu rumah di lokasi-lokasi strategis. Sementara itu, untuk mendapatkan rumah minimalis idaman sesuai dengan konsep orisinil maka  Anda bisa membangun sendiri.

Saat ini telah banyak dikembangkan perumahan siap huni. Meskipun demikian, tak sedikit orang yang berkeinginan untuk membangun rumahnya sendiri. Alasannya beragam, tetapi alasan terbanyak yang digunakan adalah karena mereka bisa mendesain sendiri rumah tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Namun, membangun rumah sendiri bukanlah sebuah hal yang mudah dan murah. Belum lagi kebutuhan pokok yang harus selalu dipenuhi sedangkan harganya cenderung selalu naik. Bahkan banyak yang terjebak, di mana awalnya ingin irit tetapi justru menjerit karena biaya pembangunan rumah sendiri jauh lebih besar dari dana yang tersedia. Tak hanya biaya, membangun rumah sendiri juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi, mau tidak mau memang harus bersabar untuk bisa segera menempati rumah idaman.

Keinginan membangun rumah sendiri sering kali dihadapkan pada kendala dana. Memang harus diakui bahwa pembangunan rumah membutuhkan dana yang cukup besar. Namun, bukan berarti rumah yang bagus harus selalu mahal. Jika Anda mengetahui tipsnya, membangun rumah bagus berkualitas dengan biaya murah bisa diwujudkan. Berikut 8 cara membangun rumah sendiri dengan biaya murah.

1. Buat Perencanaan Pembangunan Rumah
Sebagai langkah awal, rencanakanlah pembangunan rumah Anda, mulai dari dana, ukuran bangunan, hingga target waktu pembangunan. Rencana ini nantinya berfungsi sebagai pengendali kemungkinan terjadinya penyimpangan selama proses pembangunan berlangsung. Jika implementasi pembangunan rumah melenceng dari rencana, tentu akan berimbas pada biaya yang harus dikeluarkan. Sebagai contoh 'ngaret'nya waktu pembangunan sudah pasti akan menambah biaya tukang. Oleh sebab itu, pilihlah tukang atau pemborong profesional yang benar-benar ahli dalam bidangnya, sehingga mampu mengerjakan pembangunan rumah sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

2. Gunakan Desain Tipe Minimalis
Rumah dengan desain tipe minimalis saat ini tengah menjadi tren baik untuk pengembangan perumahan rakyat maupun pembangunan rumah sendiri. Desain rumah ini dinilai lebih efisien dalam penggunaan bahan bangunan namun tetap terkesan modern dan mewah. Sesuai dengan desainnya yang minimalis, rumah bertipe ini hemat ruang sehingga tak banyak menghabiskan bahan bangunan. Untuk memperoleh desain rumah tipe minimalis, Anda tidak perlu merogoh kocek guna menyewa jasa seorang arsitek, tetapi bisa browsing di internet sehingga bisa memperoleh desain rumah yang diinginkan secara gratis.

3. Tentukan Bentuk Bangunan
Bentuk bangunan berpengaruh pada tingkat kesulitan pembangunan dan kebutuhan bahan bangunan. Rumah berbentuk persegi atau persegi panjang cenderung lebih mudah dibangun dan lebih hemat biaya dibandingkan dengan rumah berbentuk segitiga atau yang bersudut lainnya. Umumnya, untuk membentuk beberapa sudut atau lengkungan akan menyisakan banyak material bangunan tak terpakai. Selain itu, tingkat kesulitan pada bangunan bersudut atau lengkung juga lebih tinggi sehingga berisiko pada bentuk bangunan yang kurang sempurna. Perlunya perombakan tentu saja membutuhkan lebih banyak waktu dan juga biaya.

4. Lakukan Riset Harga Bahan Bangunan
Harga bahan bangunan yang semakin tinggi menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan secara matang. Tak sedikit orang yang menunda pembangunan rumahnya karena harga bahan bangunan yang tak ramah kantong. Nah, agar kebutuhan dana untuk bahan bangunan bisa diperkirakan, maka lakukanlah riset tentang harganya. Tak perlu ragu bahkan malu untuk keluar masuk toko-toko bangunan guna menanyakan harga material yang dibutuhkan, mulai dari semen, pasir, batu bata, besi, dan lain sebagainya. Pentingnya membandingkan harga tersebut karena di setiap toko tidak selalu menjual dengan harga yang sama. Dengan demikian, Anda bisa memilih bahan bangunan yang berkualitas dengan harga yang lebih murah.

5. Selektif Memilih Juru Bangunan
Membangun rumah sendiri bukan berarti Anda juga yang mendirikan rumah tersebut, tetapi butuh jasa juru bangunan atau tukang sebagai pelaksana pembangunan. Merekalah yang akan meracik semua bahan bangunan dan menyajikan hasil akhirnya berupa bangunan rumah yang bagus berkualitas. Mengingat pentingnya peran dari tukang ini, tak heran jika biaya untuk membayar jasanya menyita bagian yang cukup besar dalam anggaran yang disiapkan. Oleh sebab itu, Anda harus selektif dalam memilih tukang. Pilihlah tukang yang benar-benar ahli di bidangnya dan memiliki reputasi kerja yang baik. Hal ini penting karena baik tidaknya kinerja tukang akan mempengaruhi efisiensi proses pembangunan rumah.

6. Mulai Membangun Secara Bertahap
Untuk membangun rumah sendiri, pada dasarnya Anda tak harus menunggu sampai dana mencukupi keseluruhan bagian dari pembangunan tersebut. Anda bisa memulainya secara bertahap. Mulai dari pembuatan fondasi, pendirian bangunan, hingga pemasangan atap dilakukan dan disesuaikan dengan budget yang ada. Memang hal ini bisa memakan waktu lebih lama, tetapi hal tersebut memberikan kesempatan bagi Anda untuk lebih fokus pada setiap tahapnya, serta dana yang dikeluarkan pun dapat lebih teratur dan mudah dipantau.

7. Gunakan Bahan Bangunan Lokal
Bahan bangunan berkualitas tak harus mahal atau pun produksi luar negeri. Untuk menghemat biaya pembangunan rumah, Anda bisa menggunakan bahan bangunan lokal seperti kayu, bambu, dan lainnya. Selain mudah ditemukan, jenis bahan bangunan tersebut juga lebih murah.

8. Membuat Ruangan Multifungsi
Rumah yang memiliki banyak ruangan cenderung memakan biaya lebih mahal, karena membutuhkan bahan bangunan yang lebih banyak. Untuk menghematnya, buatlah ruangan multifungsi. Misalnya ruang tamu yang juga berfungsi sebagai ruang keluarga, atau dapur yang disatupadukan dengan ruang makan. Pembuatan ruangan multifungsi ini sesuai dengan desain rumah tipe minimalis. Tidak butuh banyak ruangan, sehingga lebih hemat dalam penggunaan bahan bangunan.

Wujudkan Bentuk Rumah Impian
Jadi, tak perlu risau lagi bagi Anda yang ingin membangun rumah sendiri dengan dana terbatas. Kini, Anda bisa mewujudkan pembangunan rumah idaman untuk keluarga kecil Anda meski hanya sederhana, namun tetap terkesan modern dan megah. Bagaimana pun desain dan berapa pun ukurannya, asal Anda dan keluarga nyaman tinggal di dalamnya pasti akan lebih membahagiakan.

Untuk informasi lebih lanjut dan info jasa pembangunan hubungi :
Tlp/Wa : 0856-9281-9898


Terimakasih.

Jumat, 14 Juni 2019

KONSTUKSI ATAP BAJA RINGAN



Konstruksi Rangka atap baja ringan yang terbuat dari baja ringan (truss) menjadi solusi bagi rangka atap rumah biasa yang masih menggunakan kayu sebagai bahan dasar, karena adanya pengaruh dari cuaca dan rayap. Rangka atap baja ringan menjadi solusi untuk itu.
Rangka atap baja ringan ini telah banyak digunakan karena lebih effisien, sehingga biaya perawatan lebih murah, serta memiliki keunggulan lain dengan menggunakan baja ringan untuk atap rumah anda yaitu tahan lama dengan bahan baja ringan tersebut.

Rangka atap baja ringan dipasang dengan sistem Konstruksi Atap Baja Ringan yang stabil dan kokoh dengan keunggulan baja ringan yang tahan terhadap segala cuaca, tidak berkarat, anti rayap, kuat untuk puluhan tahun, atap rumah akan semakin kokoh dengan menggunakan rangka atap baja ringan dan memiliki kelebihan-kelebihan lainnya.


Atap Baja Ringan (Truss) menawarkan alternatif konstruksi atap rumah dengan menggunakan bahan baku baja lapis Zincalume (55% Alumunium, 43.5% Zinc dan 1.5% Silikon) atau baja Galvanis yang telah dibentuk menjadi profil-profil batangan dengan ketebalan dan panjang yang dapat dipesan sesuai kebutuhan.

Keunggulan menggunakan Rangka Atap Baja Ringan :
  • Lebih mengutamakan struktur dengan sistem plat Buhul di setiap tumpuan sendi (seperti jembatan) lebih kokoh dari kuda-kuda baja lainnya.
  • konstruksi stabil dan aman
  • Menggunakan tumpuan sendi dan roll
  • Prefabrikasi perkomponen
  • Tahan terhadap karat, rayap dan perubahan cuaca dan kelembaban
  • Bisa dipakai dengan genteng metal maupun keramik atau beton yang berat
  • Dirancang stabil terhadap tekuk, puntir serta muai/mulur
  • Pemasangan yang profesional dan terlatih hingga cepat pengerjaannya
  • Terdapat banyak pilihan jenis kuda-kuda
  • Pemilihan bentang: 6 m – 8 m (bentang kecil), 8 m – 10 m (bentang menengah), 10 m – 12 m (bentang besar)
  • Lebih dari 12 m (bentang khusus)
  • Tersedia material dengan galvalume, zincalume dan galvanized
  • Dengan menggunakan Baja Ringan untuk keperluan atap rumah anda, dapat melindungi atap rumah anda dari rayap dan karat serta tahan terhadap segala cuaca, serta ikut melestarikan lingkungan kita. Dengan menggunakan Truss, atap rumah anda dapat bertahan hingga puluhan tahun.


Dengan Konstruksi Atap Baja Ringan yang kuat dan benar akan mampu menopang beban yang berada di atas pada atap rumah anda. Dalam pemasangan konstruksi baja ringan untuk atap rumah anda akan dikerjakan oleh orang-orang yang telah berpengalaman di bidang pemasangan rangka atap baja ringan yang dilengkapi dengan perhitungan-perhitungan yang matang untuk setiap sisi pemasangan.


Rangka atap baja ringan ini telah banyak digunakan karena lebih effisiennya biaya perawatan, dengan keunggulan baja ringan untuk atap rumah yang tahan lama dengan bahan baja ringan tersebut.
Rangka atap baja ringan dipasang dengan sistem konstruksi Atap baja ringan yang stabil dan kokoh dengan keunggulan baja ringan yang tahan terhadap segala cuaca, tidak berkarat, anti rayap, kuat untuk puluhan tahun, atap rumah akan semakin kokoh dengan menggunakan rangka atap baja ringan dan memiliki kelebihan lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut dan info jasa pemasangan hubungi :
Tlp/Wa : 0856-9281-9898

Terimakasih.

Kamis, 13 Juni 2019

6 HAL YANG HARUS DI PERHATIKAN SAAT MEMASANG BAJA RINGAN



Saat ini hampir seluruh bangunan modern, baik rumah, ruko hingga bangunan perkantoran telah menggunakan rangka baja untuk bagian atapnya. Banyak faktor yang menyebabkan rangka baja menjadi sangat populer saat ini. Salah satu keunggulannya dikarenakan kekuatannya. Rangka baja untuk atap sangat kuat menopang beban yang berat.
Selain itu, rangka baja juga memiliki umur yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rangka kayu yang rentan termakan rayap. Rangka baja juga terbilang mudah dalam pemasangannya. Meski terbilang mudah, tapi pemasangan rangka baja tidak bisa dianggap sepele.

Perhatikan 6 hal berikut sebelum memasang rangka baja :

1. Jenis rangka atap baja ringan
Pemilihan jenis baja ringan menjadi hal yang sangat penting, hal ini menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Pilihlah jenis rangka baja yang sesuai dengan funsginya. Pilihan rangka baja yang bisa dipilih antara lain baja ringan jenis atap spandek, atap go green, atap polycarbonate solarlite atau atap polycarbonate x lite.

2. Sistem kesatuan rangka baja
Berbicara mengenai rangka baja, maka yang digunakan adalah sistem kesatuan. Kunci kekuatannya terletak pada integrasi tiap batang baja yang terkoneksi dengan sambungan secara utuh. Saat terjadi kesalahan kecil pada satu rangka akan berimbas ke seluruh atap. Satu bagian tidak teraplikasi sempurna, maka bisa berakibat fatal dengan runtuhnya keseluruhan bangunan.

3. Lapisan anti karat pada rangka baja
Salah satu komponen penting dalam baja ringan adalah lapisan coating anti karatnya. Jenis pelapis yang digunakan tiap merk baja ringan tentunya berbeda. Ada yang berupa galvanis (Zinc), atap galvalum dan zincalume (kombinasi zinc, aluminium dan silicon) dan ZAM (Zinc, Alumunium dan Magnesium). Perbedaan campuran ini akan mempengaruhi ketahanannya terhadap zat lain seperti gara, larutan asam dan larutan basa.

Setiap jenis juga memiliki ketebalan tersendiri. Umumnya ketebalan yang digunakan 100-150 gr/m2 atau sering juga ditulis dengan kode AZ100 (menyesuaikan kadar ketebalan). Namun, untuk baja ringan yang dijual satuan, angka AZ biasanya tidak lebih dari 100. Semakin tipis lapisan, semakin mudah lapisan anti karatnya rusak dan menyebabkan baja ringan mudah mengalami korosi.

4. Pemasangan rangka baja oleh ahlinya
Kesalahan yang sering terjadi adalah karena pemasangan rangka baja tidak dilakukan oleh ahlinya. Sehingga teknik pemasangannya tidak benar-benar dipahami. Perlu diketahui, pemasangan rangka baja merupakan satu sistem yang menyatu, meski terdiri dari beberapa elemen. Tidak ada bagiannya yang bisa berdiri sendiri. Oleh karena itu, sebaiknya dibuat gambar kerja sebelum dilakukan pemasangan.

5. Kemiringan rangka atap baja ringan
Saat akan memasang rangka baja, maka perlu kita ketahui derajat kemiringan atapnya. Semakin miring tentunya semakin luas atap yang akan digunakan. Secara ideal, kemiringan sebuah atap adalah antara 250 atau 300. Ketika kita membuat sebuah atap dengan tingkat kemiringan seperti ini, maka bangunan akan terlihat ideal dan lebih pas.

6. Pertimbangkan beban rangka baja
Selain memperhatikan jenis rangka baja yang akan digunakan, kita juga perlu mempertimbangkan beban yang akan diterima oleh rangka baja. Hal ini akan sangat berpengaruh pada ketahanan dan kekuatan si rangka baja. Meskipun tidak dapat dihitung secara pasti, namun kita bisa menghitungnya dengan menggunakan estimasi, yaitu dengan memperhatikan atap yang digunakan dan banyaknya jumlah atap yang digunakan.

Itu adalah 6 hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk memasang rangka baja. Pengetahuan yang mendalam sebelum pemasangan baja ringan sangat diperlukan, mengingat betapa besar peran rangka atap baja dalam sebuah konstruksi bangunan.

Untuk informasi lebih lanjut dan info jasa pembangunan hubungi :
Tlp/Wa. 0856-9281-9898

Terimakasih.

KELEMAHAN MENGGUNAKAN BAJA RINGAN

Pada artikel sebelumnya saya telah memberikan beberapa penjelasan tetang keunggulan, jika kita menggunakan konstruksi atap dari baja r...